Rabu, 01 November 2017

TRIPLE JOBS

Hai guys, long time no see. Yoi, udah lama nih ga curhat di blog pribadi.

Saya awali dari sebuah film dan saya pribadi lebih suka film yang true story atau sejenisnya. Entah kenapa suka film dengan genre begitu, mungkin itu salah satu cara belajar sejarah yang menyenangkan meskipun ga 100% di film tersebut sesuai dengan kejadian aslinya. Googling serta nyari referensi film apa yang bagus buat ditonton dan akhirnya nemu film berjudul “Freedom Writers”

Awalnya saya pikir salah nonton film karena judul dan film tersebut ga sesuai, judulnya penulis tapi kenapa nyeritain tentang guru dan siswa-siswanya yang berbeda SARA. Saya pribadi ga suka baca sinopsis sebuah film terlebih dahulu sebelum nonton, biar penasaran ceritanya hehehe.

Jadi film tersebut menceritakan perjuangan seorang guru untuk menyatukan murid-muridnya yang secara SARA berbeda. Memang ga ada gunanya juga kehilangan nyawa hanya untuk membanggakan suatu golongan, bukankah semua manusia itu sama di mata Tuhan? Saya gakan bahas tentang itu, tapi mau bahas tentang perjuangan seorang Erin Gruwell.

Ada momen “lucu” yang membuat saya ingat tahun 2015. Yap, Erin Gruwell rela melakukan 3 pekerjaan agar bisa membuat siswa-siswanya belajar apa itu artinya saling menghargai sesama manusia. Banyak hal yang dilakukan Erin agar semua siswanya bisa melakukan hal itu. Buat kalian yang belum nonton, coba deh luangin waktunya kurang lebih 2 jam untuk nonton film keren ini.

Saya tau rasanya triple jobs seperti yang Erin lakukan, karena saya pernah mengalami hal tersebut tahun 2015. Ga ngerasain libur 3 bulan sampai ada momen kayak yang udah ga bisa mikir lagi ini otak (lebay). Yang pasti seseorang gakan pernah tau rasanya jadi A ketika orang itu belum pernah ada di posisi A. Mungkin istilah bahasa kerennya “don't judge a situation you've never been in

Yang pasti saya rela triple jobs karena berjuang untuk diri sendiri, sedangkan Erin melakukan itu untuk perdamaian di dunia. Jadi menurut kalian siapa yang lebih keren? Yang pasti Erin Gruwell lah hahaha.

Selama Erin melakukan triple jobs, dia ga ada waktu buat pasangannya dan sampai akhirnya mereka bercerai. Nah momen itu yang membuat saya tertawa (WHAT THE FU*K AING JUGA SAMA HAHAHA)

Saya tipe orang yang males berhubungan “digital” karena saya lebih suka ketemu langsung. Posisinya ketika itu sang pujaan hati sedang kerja di Jogja dan saya di Bandung. Mau nyusulin ga ada libur (meskipun bisa juga sih izin ga masuk kerja) cuman sayang ketika itu saya lagi menikmati ketiga kerjaan tersebut. Kadang ketika mau nyusulin pas lagi ga punya duit (OH MONEY SAMPAI KAPAN KAMU AKAN JADI MASALAH SAYA?)

Pada waktu itu saya ambil semua kerjaan tersebut karena memang butuh uang, kenapa? Karena saya gamau ketika setiap main dengan sang pujaan hati, saya selalu dibayarin. Kadang saya merasa jadi laki-laki yang beruntung, kadang juga merasa “ga malu gitu dibayarin cewek mulu”


Jadi inti dari curhatan ini menurut saya adalah luangkanlah waktu bersama pasangan kalian dan hidup itu diwajibkan untuk memilih, baik memilih kerjaan, pasangan, presiden, atau yang lainnya. Hanya kita lahir dari rahim siapa yang ga bisa kita pilih dan itu namanya takdir. SEKIAN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar